Hal itu dilakukan karena harus disesuaikan dengan pengeluaran belanja agar dapat seimbang dengan pemasukan. Jika lebih besar belanja dari pada pendapatan maka akan devisit.

"Kalau pendapatan lebih besar dari belanja itu wajar, karena ada silfa yang disimpan. Tapi kalau belanja lebih besar dari pendapatan, nombok namanya alias devisit. Sehingga kita harus tingkatkan pendapatan karena belanja kita semakin besar," pungkasnya. (C)

Reporter: Kardin

Editor: Fitrah Nugraha