Tidak hanya tempat yang rawan pembusuran, Kombespol Muh Eka menyebutkan, tempat-tempat ramai juga mesti dilakukan pengamanan baik dari pihaknya, maupun dari kesatuan Brimob serta Ditsamapta.
"Kasus pembusuran yang marak terjadi akhir-akhir ini justru terjadi di lokasi-lokasi yang ramai dengan anak-anak muda. Pengamanan tersebut akan dilaksanakan setiap hari," tuturnya.
Kombespol Muh Eka menegaskan, para pelaku pembusuran dipastikan akan ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku.
Baca Juga: Bagai Dua Sisi Mata Uang, BKKBN dan IBI Sulawesi Tenggara Kerja Sama Sejak 1979
Sementara itu, salah satu warga Kota Kendari, Dian Pidani mengatakan, dirinya saat ini resah dan takut untuk keluar malam. Padahal sejak sebelum marak kasus pembusuran, dia sering melakukan aktivitas di luar rumah hingga tengah malam.
