Jusuf Kalla menekankan bahwa distribusi gas elpiji harus dikelola dengan baik agar harga tetap stabil dan dapat dijangkau masyarakat miskin. Salah satu solusi yang diusulkan adalah menjadikan pengecer sebagai sub-pangkalan agar distribusi lebih terkontrol.
"Subsidi harus sampai kepada yang berhak, bukan malah dinikmati oleh orang kaya," kata Jusuf Kalla dalam pertemuan tersebut.
Perubahan Harga dan Tantangan Distribusi
Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa distribusi gas elpiji 3 kilogram dimulai dari Pertamina ke agen dengan harga sekitar Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu.
Dari agen ke pangkalan, harga mencapai Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu. Namun, dari pangkalan ke pengecer, harga menjadi sulit dikendalikan dan bisa mencapai Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu. (C)
