Iriawan mengatakan, PSSI tidak memiliki kewenangan untuk memanggil dan mengusut orang per orang yang bukan dari ‘keluarga sepakbola’ (football family).
Baca Juga: Bhayangkara FC Geser Persib di Posisi Puncak Pasca Kalahkan PSM 2-0
Baca Juga: Juventus Jebol Gawang Fiorentina 1-0, Allegri: Ini Jadi Titik Balik Bagi Tim
PSSI juga memiliki keterbatasan teknologi untuk melacak nomor-nomor rahasia yang melakukan match fixing dengan pemain.
"Nah kerja sama yang dilakukan antara PSSI dan Polri akan sangat membantu untuk menguak pihak-pihak yang ingin merusak sepakbola Indonesia,’’ kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.
