Selain itu ungkapnya, kebiasaan atau budaya membaca keluarga dan memberikan kondisi yang kondusif untuk aktivitas membaca anak-anaknya.

Kemudian meningkatkan indiksi literasi untuk kesejahteraan masyarakat harus ada pembangunan perpustakaan berbasis inklusi sosial di setiap desa. Hal itu akan menciptakan produk di masing-masing desa, dan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya.

Sementara Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Shaleh menjelaskan, ada tujuh cara untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat, khususnya di Sulawesi Tenggara. Di antaranya pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan tenaga perpustakaan, serta keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi dan promosi.

Selain itu, ia menambahkan, seharusnya jam operasional perpustakaan dapat dijalankan hingga malam hari dan dapat beroperasi di hari libur.

"Perpustakaan harus merubah mindsetnya, jangan pendekatan birokrasi. Pendekatan birokrasi itu buka jam 7 tutup jam 4. Padahal perpustakaan bisa dibuka setelah Maghrib nanti setelah jam 9 malam baru tutup," ujarnya.