Ia juga mengungkapkan, peningkatan literasi juga dimulai dari keluarga. Bagaimana peran keluarga dalam mendidik seorang anak agar bisa mencintai literasi.

"Literasi itu ada pada diri kita, jika literasi tidak ada pada kita, bagaimana mungkin kita dapat mendidik anak kita," ungkapnya

Sementara dalam pandangan pendidikan, dosen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Hanna mengungkapkan, literasi justru ada di hati setiap orang. Ia menuturkan, ada dua aspek paling penting yang perlu diketahui yaitu aspek reseptif dan produktif.  

"Ketika seseorang mampu menerima literasi maka telah terjadi proses reseptif, ketika telah mampu memproduksi apa yang kita baca maka itu aspek produktif, sehingga dalam literasi itu dikatakan, baca apa yang ditulis, dan tulis apa yang anda baca," tuturnya.

Lebih lanjut, dalam pendidikan masih dikenalkan dengan teori-teori kuantitatif bukan teori kualitatif, sehingga menyebabkan banyaknya alumni yang bagus tapi tidak dapat berkreatif.