"Kita punya sumber daya alam yang melimpah, tetapi kita tidak dapat mewujudkan itu karena belum paham dengan hal itu," ungkapnya.

Olehnya, untuk mewujudkan hal tersebut harus ada penerapan teori kualitatif, anak-anak diajarkan bagaimana sesuatu itu dimulai dengan membaca, menganalisis, dan mampu membuat suatu produktifitas.

"Itu yang perlu dilakukan sehingga paradigma mengajar dapat terwujudkan," ujarnya.

Lebih lanjut, literasi dalam anak muda saat ini bukannya tidak disenangi melainkan karena adanya paradigma yang lahir di antara mereka.

Baca Juga: Harga Gas di Kendari Melonjak, PLN Area Kendari Dukung Pemakaian Kompor Induksi