"Kita mempertanyakan perbandingannya berapa jumlah TKA di Morosi, berapa yang menggunakan visa, 49 TKA tidak melalui prosedural atau ilegal harusnya itu dulu yang dideportasi dan Imigrasi harus bertanggungjawab atas kegiatan penyelundupan. Ditambah 500 TKA, masa dalam tahap telex 312 belum bisa masuk ke Sultra, dan setiap TKA juga harus ada pembimbing," tambahnya.
Aksi hari ini juga akan terus berlanjut sampai ke Imigrasi Kendari untuk mempertanyakan legalitas TKA China tersebut.
"Hari ini kami ke Imigrasi untuk mempertanyakan legalitas TKA tersebut dan besok akan berlanjut di Bandara Haluoleo Kendari," pungkasnya.
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Haerani Hambali
