Pengurus dan simpatisan DPD II Golkar Butur pun mengancam jika DPP merekomendasikan nama lain, maka ratusan pengurus akan membuka baju pengurus di hadapan DPD I Golkar Sultra.
"Kalau nama lain diusulkan maka ada dua hal yang akan kami lakukan, pertama membuka baju pengurus Golkar di hadapan DPD I Golkar Sultra dan DPP dan harus bertanggung jawab atas kepengurusan Golkar yang terjadi di Butur dan pasti kami akan turun dalam jumlah yang lebih besar lagi," desaknya.
Ia juga mengatakan, jika kebijakan yang dikeluarkan DPD I Golkar Sultra tidak sesuai dengan mekanisme organisasi partai, pihaknya tidak akan memilih Airlangga Hartarto dalam Pilpres nentinya.
"Jika hasil pleno tidak sesuai prosedural maka seluruh simpatisan Golkar akan mengecam Airlangga Hartarto dan pemilihan presiden kami tidak akan dukung Airlangga Hartarto," ujarnya.
Akibat aksi tersebut, kendaraan umum tidak bisa melintas di Jalan Abdullah Silondae di depan Kantor DPD I Golkar Sultra dan harus memutar mencari jalur alternatif.
