SURABAYA, TELISIK.ID - Ratusan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi di depan kantor DPRD Jawa Timur di Surabaya, Kamis (16/6/2022).
Juru bicara aksi, Ahmad Nuruddin mengatakan, aksi digelar sebagai bentuk desakan buruh agar ada revisi UMK tahun 2022, segera sahkan UMSK tahun 2024 dan mendesak Pemprov Jatim alokasikan anggaran untuk jaminan sosial.
"UMSK itu sudah dibahas oleh Dewan Pengupahan tapi hingga sekarang tak kunjung ditetapkan oleh Gubernur Jatim," jelasnya.
Khusus menyangkut jaminan sosial, Nuruddin mengatakan bahwa mulai awal tahun 2022 ada sekitar 622.986 warga miskin Jatim yang dinonaktifkan kepesertaan BPJS-nya karena Pemprov Jatim dilarang memberikan bantuan iuran premi BPJS kepada warga miskin.
Akibatnya, iuran premi BPJS bagi warga miskin itu terpaksa dialihkan kepada pemerintah kabupaten/kota. Namun karena keterbatasan anggaran sehingga masih ada sekitar 180 ribu warga miskin yang belum terakomodir.
