“Faktanya, berjualan Kacang Jodoh lebih kepada ajang silaturahmi antarwarga dari penjuru desa," ucap Rahmat, Jumat (7/3/2025).
"Dalam tradisi ini, sekelompok gadis menjual kacang di depan rumah mereka yang berada di pinggir jalan, atau tempat-tempat yang dianggap strategis untuk didatangi para pembeli," kata warga lainnya, Nida.
Baca Juga: TPI Muna Barat Dialihfungsikan Jadi Pelabuhan Bongkar Muat
Momen ini hanya bisa dijumpai pada saat bulan suci Ramadan. Transaksi kacang jodoh dilakukan setelah selesai salat tarawih sekitar pukul 20.00 WITA.
"Proses penjualan kacang jodoh di depan rumah biasanya menggunakan meja kecil yang diterangi beberapa buah lilin atau lentera, kemudian duduk manis menunggu pembeli," ujar warga lainnya, Anton.
