AFRIKA, TELISIK.ID - Perkembangan teknologi yang pesat tidak serta merta menggeser tradisi pendeteksian kebohongan yang telah lama ada di Afrika.
Tradisi ini menggunakan dua genggam rumput dan kekuatan kepercayaan pada leluhur sebagai metode untuk mengungkap kebohongan, meski terdengar tidak biasa.
Proses ini diawali dengan ritual permohonan kepada leluhur. Selanjutnya, individu yang diduga berbohong diwajibkan untuk mengucapkan sumpah di hadapan para leluhur.
Dikutip dari laman Soclyfe.com, jika mereka jujur, rumput dipercaya akan membiarkan mereka melewati ujian ini dengan mudah.
Namun, jika mereka berbohong, rumput dipercaya akan bereaksi dengan melilit atau merenggang, sehingga mengungkap kebohongan mereka.
