KENDARI, TELISIK.ID - Penurunan angka stunting menjadi program utama yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tenggara Bidang Kesehatan Masyarakat, melalui screening di masing-masing keluarga.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sulawesi Tenggara, Rosmawati mengatakan, capaian penurunan angka stunting meningkat hingga angka 11,4 persen.

Kata Rosmawati, stunting bukan hanya ukuran kesehatan, melainkan stuting juga menjadi urusan dukungan lintas sektor. Olehnya, perlu kerja sama dengan lintas sektor untuk penuntasan penurunan angka stunting tersebut.

Terutama pengetahuan calon ibu dan ayah sebelum melangsungkan pernikahan di KUA agar melahirkan bayi yang tidak stunting dengan pembekalan pengetahuannya terkait keluarga.

"Kita di Bidang Kesmas fokus pada penurunan stunting turunkan kematian ibu anak dan kemiskinan ekstrem, salah satunya dengan ILP dijadikan sebagai solusi, setiap keluarga harus di-screening dahulu apa penyakitnya," kata Rosmawati.