Sarlan mengaku, pihaknya akan memproses kegiatan ketika telah ada usulan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Bila administrasinya dianggap lengkap, proses lelang pun langsung dilakukan.
"Kami sebatas menunggu usulan dinas. Itupun, usulannya kita review dulu," terangnya.
Baca Juga: Sekda Muna Sebut Rangking 1 Lelang Jabatan Bukan Jaminan Dilantik
Sementara itu, Kadis PUPR, Mustajab menerangkan, anggaran Rp 20,7 miliar itu untuk poros Lahorio-Sarimulyo sepanjang 7 km sebesar Rp 14 miliar dan poros Wasolangka-Lamanu sepanjang 3,5 km sebesar Rp 6,7 miliar.
"Jenis aspalnya hotmix," pungkasnya. (B)
