TEL AVIV, TELISIK.ID - Konflik Israel dan Palestina di jalur Gaza belum berhenti, pasukan tentara Israel nyaris tak berhenti melakukan pengeboman di jalur Gaza yang banyak dihuni oleh warga sipil.

Pengeboman dilaporkan terjadi di wilayah yang terkepung ketika PM Netanyahu menolak seruan gencatan senjata.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza melaporkan serangan ketiga di dekat fasilitas tersebut, beberapa jam setelah Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina mengatakan serangan Israel menyebabkan kerusakan dan cedera.

Baca Juga: Presiden Palestina Mahmoud Akbar Dituduh Pro Israel, Benarkah?

Sebanyak 8.525 warga Palestina tewas termasuk 3.457 anak di bawah umur, telah tewas dalam serangan Israel sejak 7 Oktober. Para pejabat PBB mengatakan lebih dari 1,4 juta penduduk sipil Gaza yang berjumlah sekitar 2,3 juta jiwa telah kehilangan tempat tinggal, seperti dikutip dari Detik.com.