"Kenapa? Karena kalau kamu mencaci maki yang tidak menyembah Allah, nanti mereka akan balas mencaci Allah tanpa ilmu dan akan terjadi konflik yang luar biasa," imbuhnya.

Yang kelima, yakni tidak boleh ada generalisir. Hal itu pun terlihat dalam piagam madinah yang salah satu poinnya disebutkan jika ada orang yahudi yang melakukan kesalahan maka yang disebutkan adalah personnya, tidak menyebut generalisir.

"Ada orang yahudi melakukan kesalahan, maka jangan dikatakan hey yahudi, kenapa? Karena ungkapan yahudi itu generalisir semua yahudi kena, padahal tidak semua yahudi sama," ujarnya.

Poin keenam, bahwa tidak dibenarkan ada gibah atau gosip. Ia menilai, sebagian orang tidak bisa membedakan kapan seseorang memberitakan sesuatu dan kapan dia menjadi gibah atau gosip.

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Dijadwalkan Isi Tausiah Nasional HUT JMSI dan HPN 2021