Popalayah menjelaskan, brucellosis pada sapi menyebabkan terjadinya abortus atau keguguran yang bersifat temporer atau permanen, kematian pedet baru lahir atau stillbirth, gangguan reproduksi, infertilitas dan sterilitas.

“Oleh karena itu penyakit brucellosis terutama pada ternak sapi harus dikendalikan," tandasnya. (C)

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Haerani Hambali