Rizki akhirnya melapor ke SPKT Polda Metro Jaya, namun di sana ia justru menghadapi intimidasi. Menurut Roberto, setibanya di Polda, dua polisi lainnya membawa Rizki ke sebuah ruangan dan menekan agar kasus ini tidak dilanjutkan.
Dalam situasi tertekan, Rizki terpaksa menandatangani surat perdamaian, bahkan dijanjikan kompensasi senilai Rp 5 juta untuk biaya pengobatan.
Baca Juga: Heboh Tren #Vibes Ramadhan 2010 Dikaitkan dengan Menag Nasaruddin Umar
Namun, uang yang dijanjikan hanya dikirim sebesar Rp 2 juta, dan hingga kini Rizki tidak menggunakan uang tersebut. Merasa kecewa dan tak berdaya, Rizki pun memutuskan untuk mencabut surat perdamaian dan membuat laporan baru ke Polres Metro Jakarta Selatan.
“Setelah mendengar ceritanya, saya merasa khawatir jika Rizki kembali ke Polda, kasusnya bisa saja tarik ulur,” ujar Roberto, Minggu (3/11/2024), seperti dikutip dari tribunnews.com.
