Dilansir Sindonews.com, Ginekelog Tunisia, Faouzi Hajri, mengungkapkan, hal ini dilakukan sebelum melangsungkan pernikahan. Mereka, kata Hajri, kerap merengek minta dilakukan operasi untuk memulihkan keperawanan.

Baca Juga: Patung Firaun Akhenaten Viral, Warganet: Mirip Pak Presiden

Menurut Hajri, tindakan itu hanya untuk meyakinkan pengantin laki-laki. Padahal, lanjut dia, itu hanya ketakutan dari kalangan kaum perempuan konservatif. Dia mengaku melakukan operasi terhadap sekitar 100 wanita setiap tahunnya.

Soal biaya yang mahal pun tidak menjadi persoalan bagi mereka. Operasi semacam itu sudah menjadi hal umum di Tunisia, yang biasa dilakukan di berbagai rumah sakit. Moncef Kamel, dokter di Djerba, Tunisia, mengatakan, operasi seperti itu butuh waktu 30 menit dengan biaya USD550 hingga USD960.

Baca Juga: Guru Ini Kaget Mantan Muridnya Jadi Model Telanjang Majalah Dewasa