"Pertama usaha tanaman hias, ternyata tak semua orang hobi rawat tanaman hias juga karena pembeli kurang, jadi beralih lah ke usaha lain, yang prospeknya tidak kalah saing dengan usaha tani lainnya seperti usaha tanaman sayur-mayur karena tiap saat di beli sebagai konsumsi," katanya, Kamis (14/7/2022).
Baca Juga: BKKBN Sultra Verivali Data Keluarga Resiko Stunting di Muna Barat
Sebelum mendalami usaha sayur mayur miliknya, ia telah belajar dengan mengikuti seminar di Kota Makassar hingga ke Surabaya, walaupun ia juga seorang sarjana pertanian, tapi tak membuatnya berhenti dalam belajar khususnya usaha hidroponik tersebut.
Saat Telisik.id, mengunjungi kediamannya, terlihat beberapa tanaman sayur hidroponik yang berjejer rapi serta sudah beberapa tanaman siap panen, selain itu ia juga rutin memperhatikan tanaman miliknya seperti sirkulasi air dan hama.
Ia mengatakan tak selalu berpatokan pada beberapa sumber lain seperti YouTube, karena tidak semua video yang ditampilkan di YouTube benar adanya sebagian besar hanyalah sebagai pendongkrak tontonan.
