Kepala Lurah Kadia (tengah) saat kegiatan rembuk stunting. Foto:Ist

 

Yance menyebut beberapa kasus stunting yang sedang dialami warga di Kota Kendari.

“Data terakhir yang kami terima, 2 balita stunting. Tapi ada data yang belum sempat dirilis, malah semakin banyak, ada 16 anak, tapi belum ditayangkan itu datanya,” ucapnya.

Yance mengatakan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting, antara lain sumber daya manusia yang tidak memahami stunting, pernikahan dini, faktor lainnya.

“Diharapkan (pasangan) jangan menikah terlalu dini, kemudian dari infrastrukturnya karena lingkungan tidak bersih, bisa juga menyebabkan anaknya terkena stunting,” jelasnya.