"Ini kan hampir setiap saat kendaraan lewat, apa lagi mobil-mobil besar, otomatis sangat terdampak sekali, karena sangat mengganggu kesehatan," bebernya.
Warga lainnya, Astiarita (43) merasa kesal karena hampir setiap hari terganggu debu, akibatnya kesehatan terganggu, mulai batuk, flu bahkan anak-anak sering merasa sakit.
Baca Juga: Pelajar Asal Kendari Raih Gelar Duta Siswa Inspiratif Indonesia
"Kalau bisa secepatnya diaspal, apa lagi ini kan sudah dekat lagi bukan puasa," cetusnya.
Warga berharap ada inisiatif dari pihak terkait untuk secepatnya menyemprot debu jalanan agar tidak mengganggu kesehatan masyarakat dan bisa secepatnya diaspal.
