Selain itu, tambah dia, peminjaman itu juga dimaksudkan demi meratanya pembangunan di Wakatobi. Di antaranya adalah pembangunan jalan di Binongko, Tomia, dan Kaledupa serta untuk kesehatan.

"Ini dilakukan demi sinergisnya pembangunan, masa hanya Ibu Kota kabupaten saja yang bagus jalanya. Kasihan keluarga kita yang ada di Binongko, Tomia dan Kaledupa serta kasihan juga kantor bupati kita," tutur Iqbal saat menemui masa aksi.

Sebelumnya, pada rapat pembahasan sebanyak 5 anggota fraksi PDIP dan satu orang anggota DPR dari partai Gerindra memilih walk out menolak pinjaman anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan tersebut.

Pengajuan pinjaman Pemda Wakatobi yang tercantum dalam dokumen KUPPAS APBD Wakatobi Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 200 M dianggap cacat prosedural oleh beberapa anggota DPRD setempat. (B)

Reporter: Mohamad Lukman Saputra