Lokasi tersebut sudah menjadi salah satu tempat favorit, akan tetapi mulai ada sampah-sampah di pinggiran jalan, seperti kantong plastik berserakan di mana-mana yang akan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Seorang pedagang gorengan, Toni mengaku, senang mangkal di Batbat karena dagangannya sangat banyak pembeli.

‘’Saya mangkal di sini dari jam 3 sore sampai 6 malam,” ujarnya, Rabu (1/11/2023).

Baca Juga: Dinkes Sulawesi Tenggara Ungkap Imunisasi Dapat Cegah Campak pada Anak

Meski demikian, mulai banyaknya sampah, membuat Toni berharap agar pemerintah bisa menyediakan tempat sampah di pinggir jalan. Ia juga meminta kesadaran para pengunjungnya untuk membuang sampah pada tempatnya.