BUTON UTARA, TELISIK.ID - Pemda Buton Utara (Butur) selalu berupaya melakukan percepatan pencapaian sasaran pembangunan yang tertuang dalam RPJMD sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati Butur.
Namun, seiring dengan keterbatasan pembiayaan, maka Pemda Butur membutuhkan alternatif sumber pendanaan yang potensial, melalui APBN (DAK, Dana TP, Dana Konsentrasi, DID, Dana PPIP) dan Dana CSR.
Sejak Butur mekar dari Kabupaten Induk, yakni Kabupaten Muna, yang selalu menjadi kendala dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada selalu terkendala pada infrastruktur, baik infrastruktur jalan maupun informasi teknologi.
Dengan demikian, Pemda berharap kepada pemerintah Pusat, dalam hal ini dengan hadirnya Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Tenaga Ahli Dirjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi langkah baru untuk mendapatkan petunjuk dan harapan baru dalam memperoleh dana pusat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Butur, Muhammad Hardhy Muslim saat membuka Workshop Penyusunan Usulan APBN dan Dana CSR yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) di aula Bappeda Butur, Selasa (2/11/2021).
