
"Untuk menjaga agar tetap lestari, dahulu para orang tua menyebutnya Danau Tailaro Holu Kondu yang artinya tempat tersebut merupakan pemandian para hantu. Tujuannya agar masyarakat tidak menggangu atau merusak lokasi wisata tersebut," ungkap Suhaeri selaku Pokdarwis Pulau Kapota, Minggu (31/10/21).
Ia bercerita bahwa menurut kepercayaan tempo dulu, ada pantangan untuk tidak boleh menggunakan busana berwarna merah. Sebab karena di danau tersebut nanti akan melihat sosok penampakan.
Baca Juga: Pesona Air Terjun Kahau-hauna Kancinaa Buton
Baca Juga: Kedai Laroka Hadirkan Sajian Makanan Nikmat dan Panorama Senja
