KENDARI, TELISIK.ID - Bulan Syaban merupakan salah satu bulan yang mulia bagi umat muslim. Bulan yang jatuh di antara bulan Rajab dan Ramadan ini menjadi kesempatan bagi umat muslim untuk mendapatkan ampunan seluas-luasnya dan terbukanya pintu rahmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dikutip dari Merdeka.com, banyak peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam yang terjadi pada bulan Syaban. Seperti peristiwa pemindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa menuju Ka'bah, serta waktu diangkatnya catatan amal manusia. Dengan beberapa peristiwa besar ini, tidak heran jika bulan Syaban disebut sebagai bulan yang penuh rahmat.

Di bulan Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan termasuk berpuasa. Hal ini dilakukan agar terbiasa menjalankan puasa di bulan Ramadan.

Mengutip Muslim.or.id, terdapat banyak dalil yang menunjukkan anjuran berpuasa di bulan Syaban. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam memperbanyak puasa di bulan Syaban dibanding bulan-bulan lainnya (selain puasa wajib di bulan Ramadan).

Diriwayatkan dari sahabat Usamah bin Zaid Radhiyallahu anhu, dia berkata: