Baca juga: DPRD Sultra: Ore Nikel PT GMS Tumpah di Laut Laonti Adalah Kelalaian
Baca juga: Naik Kapal Cepat Kendari-Raha Cuman Bayar Tiket Rp 50 Ribu, Berlaku Hanya Satu Bulan
"Ini semua dilakukan supaya lingkungan kita terjaga kebersihannya. Dengan begitu, kita sehat jasmani dan rohani untuk meningkatkan produktivitas," imbaunya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3 DLHK Kendari, Zulkarnaim mengatakan, suatu kota itu dikatakan kumuh jika banyak sampah yang berserakan di jalan, termasuk di sekitar bak sampah atau TPS.
Dengan tertibnya masyarakat membuang sampah di tempat yang disediakan dan sesuai jadwal, maka itu akan membantu para petugas pengangkut sampah dalam menjalankan tugasnya.
