"Inilah resiko demokrasi, demokrasi ini kan semua orang memiliki hak yang sama boleh mengekpresikan seperti apa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Sultra, Abdurahman Shaleh (ARS) sekaligus ketua panitia lokal Kongres PAN menerangkan bahwa, Kota Kendari sebagai rumah telah menyiapkan sarana dan prasarana dengan baik, meskipun sebelumnya dipilihanya Kota Kendari sebagai tuan rumah mengundang kontroversi dari banyak pihak.
Baca Juga : Kongres PAN Terganggu, Laptop Panitia Registrasi Dirampas
"Hari ini terjawab semua sarana dan prasarana memungkinkan," ujar ARS.
Ketua DPR Sultra menyampaikan terimakasih atas kehadiran seluruh kader PAN dari seluruh Provinsi di Indonesia. Serta menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan selama kongres.
