JAKARTA, TELISIK.ID - Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan pemakai Bahan Bakar Minyak (BBM) terbesar, terutama di sektor transportasi. Meski begitu, Indonesia sudah memulai memproduksinya sendiri.

Hal ini dibuktikan dengan tingginya permintaan BBM dalam negeri yang diikuti dengan tingginya impor BBM di Indonesia. Pada tahun 2023, total impor produk BBM RI mencapai 26,8 juta kilo liter (kl). Sementara itu, konsumsi BBM dalam negeri tercatat 36 juta kl, khususnya jenis gasoline atau bensin.

Menurut Handbook of Energy and Economic Statistics of Indonesia 2023, penjualan BBM mencapai 80,4 juta KL. Penjualan tertinggi untuk produk BBM adalah Biogasoil sebesar 35,7 juta KL, diikuti Gasoline RON 90 sebesar 30,2 juta KL.

Dunia, termasuk Indonesia, sedang berusaha mengurangi emisi karbon melalui target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060. Salah satu upaya yang digenjot adalah mengurangi konsumsi BBM yang menghasilkan emisi karbon tinggi.

Berikut ini sembilan bahan bakar alternatif yang bisa menggantikan bensin, dimana lima di antaranya sudah diproduksi di Indonesia, seperti dilansir CNBC Indonesia, Senin (22/7/2024).