KENDARI, TELISIK.ID - Tidak semua orang boleh menjadi imam dalam salat. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi imam salat  berjamaah.

Rasulullah SAW bersabda, "Yang mengimami suatu kaum (jemaah) itu hendaklah yang paling baik bacaan kitab Allah (Al-Qur'an) nya. Jika di antara mereka itu sama, maka hendaklah yang paling tahu tentang sunnah, dan apabila di antara mereka sama pengetahuannya tentang as-Sunnah, hendaklah yang paling dahulu berhijrah, dan apabila di antara mereka sama dalam berhijrah, hendaklah yang paling dahulu memeluk Islam'. Dalam riwayat lain disebutkan: "Yang paling tua usianya. Janganlah seorang maju menjadi imam salat di tempat kekuasaan orang lain, dan janganlah duduk di rumah orang lain di kursi khusus milik orang tersebut, kecuali diizinkan olehnya." (HR. Muslim).

Melansir Orami.co.id, secara istilah, imam adalah orang yang memimpin dalam salat berjamaah. Imam dalam salat dimaknai sebagai orang yang salatnya diikuti orang lain dengan syarat-syarat yang telah ditentukan dalam syariat. Sebagaimana dikutip dari Ibnu Abdin dalam kitab Hasyiyah.

Jika imam bisa memimpin salat dengan baik, maka baginya dan para makmum pahala yang sempurna. Akan tetapi jika imam ada kesalahan, maka kesalahan tersebut ditanggung oleh imam sendiri dan bagi makmum pahala yang sempurna.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: