adplus-dvertising

Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet, Fadli Zon: Untuk Kurangi Beban Pemerintah

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Rabu, 15 Juni 2022
1208 dilihat
Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet, Fadli Zon: Untuk Kurangi Beban Pemerintah
Anggota DPR RI, Fadli Zon Foto: Try Wahyudi Ari Setyawan/Telisik

" Anggota DPR RI, Fadli Zon mengatakan sudah saatnya Presiden RI Jokowi melakukan reshuffle kabinetnya, karena banyak para menteri yang dinilai kurang optimal "

SURABAYA, TELISIK.ID - Anggota DPR RI, Fadli Zon mengatakan sudah saatnya Presiden RI Jokowi melakukan reshuffle kabinetnya, karena banyak para menteri yang dinilai kurang optimal.

“ Reshuffle itu hak presiden, dan jika ada menteri yang tak bisa kerja optimal terlebih berkaitan dengan hajat hidup orang banyak tentunya harus diganti,” ungkapnya di Surabaya, Rabu (15/6/2022).

Pria yang juga politisi Gerindra ini mengatakan reshuffle tersebut, bagi dirinya adalah hal yang wajar untuk dilakukan.


“ Saya kira wajar dan menurut saya wajib dilakukan untuk mengurangi beban pemerintah,”ujarnya singkat.

Soal beredarnya, nama-nama dalam kabinet yang baru, Fadli Zon enggan menanggapi hal tersebut.” Kita lihat saja,”jelasnya.

Baca Juga: Pj Bupati Kolaka Timur Sulwan Aboenawas Lantik Sekda dan Umumkan 2 OPD Baru

Sebagaimana diketahui, Sekretaris Kabinet Pramono Anung tidak membantah kabar mengenai bakal ada reshuffle jilid 3 di Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Karena pemerintahan ini masih dua tahun lagi sehingga dengan kebutuhan itu Presiden yang memutuskan," ucap Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Juga: KPU Bombana Ajak Parpol Nonton Bareng Peluncuran Tahapan Pemilu 2024

Terkait kapan waktu akan dilaksanakan Reshuflle Pramono Anung menyebutkan nantinya hal tersebut akan ditentukan oleh Presiden RI Joko Widodo.

"Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif Presiden mau ganti kapan saja ya terserah Presiden. Mau hari ini, mau besok, mau lusa, tetapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden," kata Pramono Anung. (B)

Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Musdar

Artikel Terkait
Baca Juga