Oleh: Suryadi

Wakil Sekjen Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN)

PADA banyak penampilan sering ditemukan petinggi militer dan polisi,   tegap gagah berseragam dilengkapi oleh tongkat komando (Tokom). Ini umum di negara-negara di dunia.

Demikian pula di Indonesia. Tetapi, ada pula panglima, komandan atau kepala yang menenteng Tokom terbatas hanya pada momen seremonial.

Mereka bermaksud agar interaksi sosial baik ke dalam maupun dengan masyarakat menjadi tidak terbatasi. Agaknya, pas dengan semangat lebih mengedepankan sosok polisi yang lebih ‘civilize’ daripada sebelumnya.