SBY Banting Setir Jualan Nasi Goreng, Sindiran ke Pemerintah

Muhammad Israjab

Reporter

Senin, 25 Januari 2021  /  8:25 pm

Foto Baliho SBY Jual Nasi Goreng. Foto: Repro Twitter @Andiarief__

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) viral di sosial media (sosmed) karena banting setir menjadi penjual nasi goreng.

Penampakan pendiri Partai Demokrat itu memamerkan nasi goreng buatannya terlihat pada unggahan Andi Arief di laman Twitternya.

Pada baliho terlihat gambar SBY sedang membantu almarhumah sang istri, Ani Yudhoyono sedang membuat nasi goreng.

SBY menggunakan batik berwarna merah, senada dengan yang baju yang dipakai almarhumah Ani Yudhoyono yang sedang membuat nasi goreng.

Terlihat SBY mengenakan sweater warna kuning bertuliskan Lavani yang merupakan klub voli bentukannya. Pada baliho besar pun tertulis ‘Nasi Goreng Ala SBY’.

“Ekonomi makin berat, jual nasi goreng jadi opsi,” cuit Politisi Partai Demokrat itu di akun Twitter @Andiarief_ seperti dikutip dari Fajar.co.id, Sabtu (23/1/2021).

Kader demokrat yang juga pakar telematika Roy Suryo kemudian menanggapi cuitan Andi Arief yang menyebut jika SBY kini berjualan nasi goreng.

Roy Suryo justru menyebut jika cuitan Andri Arief tersebut hanyalah sebuah ungkapan satir untuk pemerintah.

Baca juga: KPU Mubar Sebut Achmad Lamani Tak Bisa Lagi Jadi Balon Wabup

“Tweeps. Kecerdasan sindiran ke Pemerintah kadang perlu dilakukan dengan ‘Bahasa bersayap’. Seperti Politisi @PDemokrat @Andiarief__ yang posting Foto Pak @SBYudhoyono “Jualan Nasi Goreng” di Cikeas “gara2 Ekonomi Makin Sulit”,” tulis Roy Suryo juga di laman Twitternya, Senin (25/1/2021).

Cuitan mantan Menpora itu kemudian disambut dingin netizen.

“Bagi rakyat biasa beralih jualan nasi goreng adalah hal biasa. Tapi sindiran seorang mantan No 1 di negara ini adalah uppercut yang sangat menohok. Tapi itu khusus bagi orang yang cerdas. Yang tak cerdas mah gak bakalan nyambung,” beber netizen.

Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar menjelaskan kalau foto itu diambil kemarin malam, Sabtu (24/1/2021) di kediaman SBY di Puri Cikeas, tepatnya di Lapangan voli bekas pendopo, Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Ia mengatakan, baliho SBY 'jualan' nasi goreng itu hanya untuk seru-seruan saja.

"Baliho bertuliskan Nasi Goreng Ala SBY berlatar foto SBY dan Ibu Ani itu dibuat oleh salah satu anggota Dewan Pembina LavAni, kebetulan pengusaha Billboard. Saya kira itu hanya untuk seru-seruan saja. Untuk benar-benar membuat usaha nasi goreng saat ini belum terpikirkan oleh Pak SBY," katanya dikutip dari TribunBanten.com.

Saat itu, SBY sendiri yang membuat nasi gorengnya untuk dinikmati para staf, rekan-rekan dari Partai Demokrat dan anggota tim voli bernama LavAni yang diasuhnya.

Selain Renanda, yang hadir pada malam itu untuk mencicipi lezatnya nasi goreng 'ala' SBY ini di antaranya Andi Mallarangeng, Andi Arief, Sartono Hutomo sepupu SBY, Herman Khaeron Kepala BPOKK, Anton Suratto selaku Anggota DPR RI yang juga tetangga depan rumah SBY serta Eka Putra pengurus LavAni.

"Belakangan ini, karena Pak SBY banyak waktu luang, Pak SBY agak sering membuat nasi goreng kesukaannya ini di Cikeas untuk para staf dan anggota tim Volley LavAni yang diasuhnya," terang Renanda.

Baca juga: Tumbangkan Tony Herbiansyah di Koltim, Gerindra-NasDem Mesra di Pilwali

Renanda bercerita, SBY memang hobi memasak, dan salah satu makanan favoritnya adalah nasi goreng.

Nasi goreng buatan SBY ternyata disukai banyak orang, karena rasanya yang lezat dan racikan bumbunya pas.

"Dulu sempat sambil bergurau dengan Ibu Ani mau bikin usaha Nasi Goreng Ala SBY, karena banyak orang yang sempat mencicipi dan memuji kelezatan nasi goreng buatan Pak SBY," ungkapnya.

Renanda pun beberapa kali melihat langsung SBY memasak nasi goreng dan memang menurutnya rasanya lezat.

Sebelumnya, nasi goreng dan SBY memang sudah akrab di telinga dan pernah menjadi alat 'diplomasi' politik saat.

Kala itu di tahun 2017, SBY pernah menjamu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di kediamannya di Puri Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Saat itu, SBY menjamu Prabowo dan para tamu dengan sajian nasi goreng.

Dikutip dari Warta Kota, Partai Demokrat menyebut pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai diplomasi nasi goreng, untuk menggambarkan hangatnya pertemuan antara kedua tokoh itu.

Nasi goreng, menurut Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, adalah makanan yang sangat merakyat dan bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk SBY dan Prabowo. (C)

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS