Tak hanya penurunan lapangan kerja, OECD juga menyebut pandemi juga menurunkan penghasilan pekerja. Penurunan paling terasa terjadi pada pekerja yang berpenghasilan rendah ketimbang yang tinggi.
Tercatat, gaji mereka turun lebih dari 28 persen di seluruh negara maju. Kendati begitu, OECD menangkap fakta lain.
Di beberapa negara ekonomi utama, sejumlah rekrutmen tenaga kerja mulai terjadi. Itu salah satunya terjadi di Inggris.
Baca juga: Di Tengah Perhelatan Piala EURO, Kasus COVID-19 di Inggris Dilaporkan Naik Empat Kali Lipat
Baca juga: 30 ABG Ribut di Pesawat Gegara Tolak Pakai Masker, Penerbangan Tertunda
