Dengan bantuan Tuhan, Alexander dan orang-orangnya menutup celah sempit itu, mencegah Gog dan Magog yang tidak beradab menjarah tanah selatan yang damai.
Dari penggalan cerita tersebut hingga kini masih menjadi perdebatan mengenai celah yang dimaksud, beberapa sumber mengatakan bahwa celah antara pegunungan, sementara yang lain mengatakan celah antara puncak dan Laut Kaspia.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ilmuwan Hidupkan Virus Berusia Puluhan Ribu Tahun
3. Gerbang Alexander paling sering diidentifikasikan dengan Gerbang Kaspia Derbent, Rusia
Kota ini satu-satunya benteng Persia Sassanid yang bertahan di dunia, yang berfungsi sebagai lokasi strategis yang melindungi kekaisaran dari serangan Dagestan. Gerbang Kaspia yang bersejarah baru dibangun pada masa pemerintahan Khosrau I pada abad ke-6, lama setelah zaman Alexander, tetapi gerbang itu menjadi milik Alexander selama berabad-abad.
