Baca juga: Cicilan Kredit Pedagang Korban Kebakaran Ditangguhkan

"Ada yang sakit, ada juga yang hamil TKI-nya. Parahnya lagi, banyak yang belum makan dan diusir dari rumah kontrakan karena gak kerja di sana," sebutnya.

Fitri juga menjelaskan, TKI yang masuk di Malaysia, karena PT yang membawakan mereka dari Sumatera Utara tidak bertanggungjawab. Agen dari PT itu, sudah lepas tangan dan tidak aktif lagi nomor selulernya.

"Mereka masuk disana melalui PT tanpa ada surat Permit. Karena mereka tak ada surat itu, mereka dianggap TKI yang ilegal," tutunya.

Dia berharap agar Pemerintah Sumatera Utara melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara agar membantu warga yang terlantar tersebut. "TKI nya ingin pulang ke kampung halaman," singkat Fitri mengakhiri.