BAUBAU, TELISIK.ID - Angka stunting di Kota Baubau belum mencapai target, sebab Pemerintah Pusat menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen di tahun 2023.
Stunting sudah menjadi isu nasional di Indonesia dan menjadi salah satu target yang harus dituntaskan. Hal itu sesuai yang dicanangkan Pemerintah Pusat, jika pada tahun 2024 angka stunting harus 14 persen.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Baubau masih berada di angka 26 persen atau hanya turun satu persen dari data tahun 2021 di angka 27 persen.
Baca Juga: Angka Konsumsi di Kota Baubau Meningkat, Pelaku Usaha Harus Terapkan Standar Kesehatan
“Jadi kami dari pemerintah daerah akan menggerakkan ASN yang 5.000 orang itu, agar memiliki konsep yang sama tentang bagaimana intervensi stunting yang benar,” tutur Wali Kota Baubau, Ahmad Monianse ketika membuka tatap muka dengan 300 kader tim pendamping keluarga di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Baubau, Selasa (23/5/2023).
