KENDARI, TELISIK.ID - Kejahatan siber kembali menargetkan para pengguna Android.
Kali ini, mereka diminta untuk tidak mengklik sebuah URL singkat yang bisa menyebarkan malware pada perangkat dan mampu mencuri uang dari korbannya.
Imbauan ini diungkapkan oleh peneliti malware dari ESET, Lukas Stefanko. Dia mengatakan, link tersebut menggunakan teknik iklan agresif dan akan mengarahkan pada situs berbahaya,.
"Monetisasi berarti saat seseorang mengklik link seperti itu, sebuah iklan, akan ditampilkan yang menghasilkan pendapatan pada orang yang membuat URL," kata Stefanko, dikutip dari Express, Senin (26/7/2021).
Dia menjelaskan, jika teknik iklan yang digunakan seperti scareware. Yakni memberitahu calon korbannya perangkatnya terinfeksi malware berbahaya dan mengarahkan untuk mengunduh aplikasi di Google Play Store atau ikut dalam survey.
