NEW YORK, TELISIK.ID - Sebuah balon diduga mata-mata berasal dari China masuk di wilayah Amerika Serikat (AS). Departemen Pertahanan AS atau Pentagon telah melacak balon itu beberapa hari.

Melansir dari Detik.com, Pentagon telah melacak balon tersebut saat melintasi Amerika Serikat bagian utara.

"Kami yakin bahwa balon pengintai ketinggian tinggi ini milik China. Contoh aktivitas ini telah diamati selama beberapa tahun terakhir, termasuk sebelum pemerintahan ini," kata Juru Bicara Pentagon, Jenderal Patrick Ryder.

Baca Juga: Deretan Negara Terkorup di Dunia, Ada Indonesia?

Balon mata-mata tersebut dilaporkan terlihat di atas Billings, Montana, pada Rabu (1/2/2023) lalu. Balon itu terbang dari Kepulauan Aleutian, melalui Kanada, dan ke Montana. Pada Rabu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dilaporkan menggelar pertemuan dengan para pemimpin militer dan pertahanan senior.