Selain itu, Penjabat (Pj) Bupati Buton, La Ode Mustari menyampaikan keprihatinannya terhadap isu stunting yang telah menjadi perhatian nasional. Dalam sambutannya, ia mengajak semua pihak yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting untuk bersatu dalam menangani permasalahan ini, mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kabupaten. Hal itu mencerminkan komitmen yang kuat dalam mengatasi masalah stunting di Kabupaten Buton secara holistik dan menyeluruh.
Dalam pengalamannya ketika dilantik pada bulan September lalu, Mustari mengungkapkan, dirinya menerima pembekalan penting dari Kementerian Dalam Negeri. Sebagai Pj Bupati Buton, Mustari menerima pesan tegas dari Menteri Dalam Negeri untuk serius dalam mengambil langkah-langkah konkret dan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap penanganan isu stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrim di wilayahnya.
Ia menggarisbawahi, pentingnya menjadikan penanganan stunting sebagai isu yang mendapatkan perhatian luas dari berbagai lapisan masyarakat. Dalam pandangannya, upaya penanggulangan stunting harus diumumkan secara luas agar menjadi perhatian utama di semua kalangan. Mustari menyatakan, sebagai masyarakat dan pemimpin, kita perlu melakukan langkah-langkah ekstra untuk memastikan keberhasilan program prioritas nasional ini di tingkat daerah.
Lebih lanjut, Mustari menekankan pentingnya menciptakan gerakan sosial yang melibatkan semua pihak. Ia berharap agar topik stunting menjadi perbincangan dan pemahaman yang merata di masyarakat. Harapannya adalah agar semua tim percepatan penurunan stunting dapat aktif terlibat dalam upaya penanggulangan stunting, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat desa, sehingga pencapaian program ini dapat menjadi sukses yang nyata.
Baca Juga: Cegah Stunting, BKKBN Sulawesi Tenggara Imbau Jaga Pola Makan Sehat untuk Pertumbuhan Optimal Anak
