Menurut investor kata Yusup, untuk penggunaan lahan sendiri dari 1000 hektare lahan yang disediakan hanya 800 hektare, sedangkan yang digunakan hanya 200 hektare sebagai kawasan penyanggah untuk perbaikan lingkungan.
Baca Juga: Direktur Polri Watch Bicara Soal Kombes Teddy Belum Dilantik jadi Dirreskrimsus Polda Sumatera Utara
"Investor sudah masuk, tadi saya sudah suruh Dinas PTSP untuk membuka lahan pengembangan udang yang ada di Desa Kanapa-Napa kurang lebih 1000 hektare," tandasnya.
Selain itu, Kepala Desa Kanapa-Napa, Marzuki menyatakan, mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi daerah yang ada, hal ini dapat sekaligus mempercepat pengembangan lapangan kerja.
"Ini merupakan kabar baik dengan adanya investor mengembangkan udang vename dalam jumlah besar, artinya penyerapan lapangan pekerjaan sangat dibutuhkan," ucapnya. (B)
