Dalam lampiran data LKHPN kekayaan Hasria mengalami peningkatan gila-gilaan pada periode 2019 dan 2020. Dimana dalam laporan harta kekayaan periode 2019 Hasria melaporkan kekayaan sebesar Rp 1.439.584.821. Sedangkan pada laporan kekayaan periode 2020 Kepala Dinas itu melaporkan kekayaan Rp 18.967.870.772.
Diketahui kekayaan Hasria itu melewati harta Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu. Asmawa memiliki total kekayaan Rp 3.060.838.582. Jumlah tersebut bertambah sekitar Rp588.038.172 di bandingkan laporan periodik 2021 milik Asmawa dengan tanggal penyampaian pada 28 Maret 2022 lalu.
Saat itu, Asmawa Tosepu yang merupakan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kemendagri melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 2.472.800.410.
Berdasarkan rincian data harta pada LHPKN yang dilaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mayoritas penambahan hartanya berasal dari kenaikan harga tanah dan bangunan.
Baca Juga: Sanksi Pelanggaran RTRW Akan Menyusul pada Rumah Makan Kampung Bakau dan Kampung Nelayan
