Menurutnya, AS telah "dikucilkan" di DK PBB lantaran "berdiri di sisi berlawanan dari hati nurani dan moralitas umat manusia."

Baca juga: Sekjen PBB: Jika Ada Neraka di Bumi Itulah Kehidupan Anak di Jalur Gaza

"Mengapa AS begitu tidak berperasaan tentang hak asasi rakyat Palestina sementara mereka (AS) terus berbicara tentang penegakan hak asasi umat Muslim lainnya," ucap Zhao, dikutip kantor berita Anadolu.

Pernyataan Zhao itu merujuk pada isu etnis minoritas Muslim Uighur di Xinjiang. Selama ini, AS kerap berkoar menuding China melakukan pelanggaran HAM terhadap etnis Uighur.

Zhao menuduh Washington bersikap memihak dan menganggap Negeri Paman Sam hanya peduli pada kepentingannya, bukan solusi dari suatu masalah.