Baca Juga: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan, Keluarga Tolak Autopsi
“Banner-banner itu muncul menghiasi jalan yang memang sering dilalui orang, untuk menyampaikan pesan termasuk ucapan Idul Fitri dan ucapan Ramadan, serta ajakan meningkatkan ibadah juga meningkatkan membaca shalawat,” jelasnya.
Dikatakan oleh Agus, pemimpin itu seharusnya bisa merangkul, bukan malah memukul, bukan malah memusuhi dan membuat sakit hati umat yang memeriahkan hari raya Idul Fitri. Ini bukan soal tokoh politik atau tokoh ormas tapi terkait perayaan hari besar agama.
Oleh sebab itu, lanjutnya, penertiban baliho tersebut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dan semoga hal ini tidak terulang lagi di tahun-tahun yang akan datang.
Baca Juga: Tiga Hari Usai Lebaran, Masyarakat Padati Penjual Ikan
