Selain itu, para wanita tersebut melaporkan bahwa kehamilan mereka tidak terkait dengan teknologi reproduksi berbantuan (ART), seprti fertilisasi in vitro (IVF) atau inseminasi intrauterin (IUI).
Jika seseorang wanita memiliki selaput dara yang utuh dan mengatakan mereka tidak pernah melakukan hubungan seks penetrasi, kehamilan masih mungkin terjadi.
Hal itu diungkapkan oleh ginekolog dari Universitas Northwestern, Lauren Streicher. Kehamilan perawan bisa terjadi ketika seorang wanita terpapar air mani saat foreplay.
Dikutip dari Kontan.co.id, foreplay adalah aktivitas seksual yang dilakukan sebelum penetrasi. Perempuan bisa hamil karena foreplay jika pasangannya mengalami ejakulasi sangat dekat dengan vagina.
Kehamilan juga bisa terjadi jika penis yang ereksi bersentuhan dengan vagina.
