KENDARI, TELISIK.ID - COVID-19 membuat ekonomi masyarakat "terpukul", bukan hanya pedagang, tetapi transportasi umum juga merasakan hal yang sama.

Untuk transportasi umum, Angkutan Kota (Angkot) merupakan bagian profesi yang ikut berdampak di tengah pandemi Virus Corona.

Seperti yang dialami La Mata, seorang pria 52 tahun ini mengaku, sepinya penumpang setahun terakhir membuat dirinya harus putar otak mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Tak jarang, La Mata menerima muatan barang untuk menambah penghasilan dalam setiap harinya.

"Dibanding sekarang-sekarang ini, masih lebih bagus penghasilan saat bulan puasa yang lalu. Sekarang sepi," ungkapnya, Kamis (29/7/2021).