KENDARI, TELISIK.ID - Pansus COVID-19 DPRD Kota Kendari menyoroti penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) yang dinilai tidak tepat sasaran.
Ketua Pansus DPRD Kendari, Andi Sulolipu menuturkan, banyaknya lembaga yang terlibat dalam penanganan Banpres diduga membuat penyaluran tidak tepat sasaran ke UMKM.
Belum lagi kata dia, Bank BRI dan BNI belum menyalurkan seluruh anggaran terhadap pelaku UMKM yang terdampak COVID-19. Padahal program pemulihan ekonomi nasional (PEN) bertumpu pada UMKM.
"Bahkan ada beberapa pejabat yang mendapatkan Banpres. Itu kan jelas tidak tepat sasaran," jelas politisi PDIP itu, Senin (8/2/2021).
Ketua Komisi II DPRD Kendari itu pun mempertanyakan, mungkinkah para penyalur dana Banpres sebesar Rp 2,4 juta per UMKM itu hanya sekedar menyalurkan tanpa memperhatikan data pelaku UMKM yang layak.
