"Basic income tampak memberi efek positif pada kesejahteraan penerimanya, meski dalam jangka pendek tidak menolong prospek kerja orang itu," ujar peneliti Minna Ylikanno dari Social Insurance Institution of Finland dilansir dari Liputan6.com.

Pendukung program gaji itu menyebut, pemberian gaji bisa mendorong seseorang memulai bisnis dan agar seseorang berani mencoba pekerjaan baru tanpa perlu takut kehilangan bantuan pengangguran atau repot-repot mendaftar lagi. Namun, program ini dikritik karena program ini tak praktis, kemahalan, dan menghalau orang mencari kerja.

Baca Juga: Pria Pengangguran 41 Tahun Ini Gugat Orang Tuanya Minta Dinafkahi Seumur Hidup, Beban Keluarga

Program basic income ini berbeda dari program bantuan pengangguran. Sebelum ada program ini, pengangguran di Finlandia takut mengambil pekerjaan kecil-kecilan karena khawatir kehilangan bantuan pengangguran.

Angka pengangguran di Finlandia berjumlah 5,4 persen. Program gaji ini pun masih terus berjalan agar mendapat hasil keseluruhan. (C)