Baca Juga: Dikbud Sulawesi Tenggara Tekankan Moral Melalui Pendidikan Pancasila Guna Kurangi Bullying

“Tawuran umumnya terjadi saat jam-jam kosong di sela kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, Bawondes mengimbau sekolah-sekolah untuk lebih memperketat jam pelajaran, jangan sampai membiarkan ada jam kosong yang membuat siswa di luar pengawasan sekolah,” ujarnya.

Salah satu sekolah yang sangat menjunjung tinggi toleransi adalah SMAN 4 Kendari. Kepala Sekolah SMAN 4 Kendari, Liyu mengatakan, di sekolah ini sangat menjunjung tinggi toleransi antar sesama. Hal ini dapat dilihat dari warga sekolah yang sangat beragam, selain itu para wakasek juga memiliki latar belakang agama dan suku yang berbeda-beda.

“Kami di SMAN 4 Kendari Alhamdulillah telah menerapkan sikap tolerasi, salah satu contoh wakasek kami saja ada agama Kristen dan mereka juga berasal dari suku yang berbeda-beda,” ujarnya. (A-Adv)

Penulis: Wa Ode Ria Ika Hasana